Wahai Ayah, Peluklah Bunda !

ayah peluklah bunda tips parenting ayah bunda anak balitaWahai para ayah, anak-anak kita yang masih kecil itu tak selamanya tampil dengan penuh kelucuan. Mereka memang menggemaskan, membuat kita selalu ingin pulang lebih cepat dari kantor. Tapi tahukah ayah apa yang mereka perbuat seharian di rumah? Mereka bisa membuat rumah berantakan dalam sekejap padahal bundanya sudah membereskan itu selama hampir sejam. Mereka bisa berlarian ke luar rumah tanpa alas kaki, lalu masuk rumah dalam keadaan kaki kotor, sehingga bunda harus mengepel rumah kembali.

Mereka bisa minta dibuatkan susu, padahal sebelumnya sudah minta dibuatkan roti dengan selai coklat. Mereka bisa menyuruh ini-itu kepada Bunda tanpa peduli sang Bunda sudah sangat kelelahan. Buat si kecil bersaudara. Sering kali mereka bertengkar memperebutkan sesuatu yang sepele. Setelah itu mereka bermain bersama, lalu bertengkar lagi dan begitu seterusnya. Menjelang sore, sang Bunda mulai kelelahan. Namun pekerjaan merapikan rumah, menjaga dan merawat anak-anak takkan berhenti hingga mereka benar-benar tertidur pulas.

Oleh karena itu ayah, ketika pulang dari kantor dan melihat rumah berantakan, jangan memvonis ini-itu atau menganggap istri pemalas, kerjanya hanya tidur, dsb. Sebaliknya, berilah senyum pada Bunda yang terlihat lelah itu. Lalu peluklah ia dalam-dalam, dan ucapkan terima kasih dengan penuh ketulusan bahwa ia sudah mau menjaga dan merawat anak-anak kita dengan baik. Bahwa mereka sudah merelakan “kemerdekaan” dirinya untuk menjaga buah hati tercinta kita.

Tahukan ayah, pelukan penuh ketulusan itu akan menjadi penghapus semua lelah. Pelukan itu bisa mengobati dahaga Bunda akan kasih sayang. Karena energi kasih sayangnya benar-benar sudah ia gunakan penuh untuk anak-anak kita. Pelukan itu adalah juga bentuk dukungan kita agar Bunda bisa lebih kuat lagi menjalani perannya sebagai “penjaga peradaban”. Di tangan para Bunda yang sehat baik fisik maupun psikis inilah akan lahir generasi terbaik, yang akan menyelamatkan peradaban dari dekadensi moral yang sudah merusak banyak sendi-sendi bangsa ini. Anak-anak yang dibesarkan oleh Bunda yang “sehat” akan jadi anak berprestasi, atau menjadi orang yang banyak memberi manfaat bagi orang lain. Anak-anak ini pada akhirnya akan menjadi problem solver-problem solver bagi banyak permasalahan pada bangsa ini. Oleh karena itu, jangan pernah remehkan arti pelukan seorang Ayah kepada Bunda. Karena padanya juga ada kasih sayang antara ayah dan anak…

Selamat memeluk Bunda… 🙂

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s