Tips Jika Anak Mogok Sekolah

anak tidak mau ke sekolah tips parenting ayah bunda buah hati si kecil anakKadang kitamendapati kondisi anak “mogok sekolah”. Ini bukan dalam konteks hari-hari pertama masuk sekolah. Tetapi kejadian saat sang anak sudah bersekolah beberapa lama, misal 1 atau dua tahun. Sebagai orang tua tentu kita sering kali dibuat kesal oleh kelakuan anak soal ini dan kerap menuduh mereka dengan vonis-vonis semisal pemalas, dll.

Lalu apa yang sebaiknya Ayah Bunda lakukan jika mendapati anak kita mogok sekolah? Beberapa tips berikut ini bisa Anda lakukan :

Tetap Tenang dan Jangan Marah Berlebihan

Tentu hal ini sering membuat kita emosi. Kadang beragam cara sudah dilakukan tetapi anak kita masih saja malas ke sekolah. Namun marah berlebihan juga bukan solusi. Kalau pun ia akhirnya berangkat ke sekolah karena kita marah, maka bisa jadi masalah aslinya belum selesai. Bisa jadi ia hanya ingin “bebas” dari kemarahan Anda, padahal penyebab asli dia mogok sekolah masih ada. Maka tenangkan diri Anda terlebih dahulu seupaya justru tidak kontraproduktif dengan hasilnya.

Berempatilah dan Cari Penyebabnya

Setelah Anda tenang, berusahalan berempati dengan kondisi anak Anda dan carilah penyebabnya. Ingat, mereka masih anak-anak. Sedangkan kita saja yang sudah dewasa kerap “stress” dengan sebuah masalah, tentu mereka juga mengalami hal demikian, apalagi “jam terbang” kehidupan mereka tentu masih jauh. Ajaklah ia bicara dari hati ke hati dalam kondisi tenang.

Tanyakan penyebabnya kenapa ia malas ke sekolah. Ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan ia malas ke sekolah, mulai dari ada teman yang jahil, di bully, ada guru yang tidak mengenakkan dalam mengajar hingga kesulitan menangkap pelajaran. Hanya dengan mengetahui penyebabnya Anda bisa memberikan solusi yang tepat.

Perkuat Kemampuan Psikologis Anak

Salah satu cara terbaik adalah dengan memperkuat kemampuan psikologis anak. Sebab dengan begini, Anda akan membekalinya dengan kemampuan menyelesaikan masalahnya sendiri. Misalnya ketika masalah yang dihadapinya adalah bullying, Anda melatihnya untuk berani melawan. Jika masalah yang dihadapinya adalah guru yang tidak baik, Anda melatihnya untuk berani mengajukan keberatan. Jika masalah yang dihadapinya adalah kesulitan menangkap pelajaran, Anda latih tentang “cara belajar” yang efisien serta semangat pantang menyerah. Ingat Ayah Bunda, kata-katanya “melatih”. Artinya beri kesempatan ia berproses dalam mengasah kemampuan psikologisnya tersebut. Beri ia waktu untuk menguasai kemampuan tersebut.

Jadilah Orang Tua yang Supportif

Anak tak selalu bisa langsung berubah. Ia butuh proses, maka jadilah orang tua yang supportif. Orang tua yang menghargai kemajuan anak, walau pun tak banyak. Berilah ia pujian setiap ia bisa selangkah lebih maju menghadapi masalah yang dihadapinya di sekolah. Pujian yang Anda berikan adalah energi untuknya sehingga bisa lebih baik lagi. Support yang Anda berikan jauh lebih berguna daripada sekedar memaksa dia sekolah.

Bicara dengan Pihak Sekolah

Cobalah bicara dengan pihak sekolah atas masalah anak Anda ini. Bisa jadi ada solusi yang bisa di support pihak sekolah. Misalnya jika penyebabnya ada guru yang kurang supportif (dalam kondisi ekstrim), atau bisa jadi ada sekelompok siswa yang sering mengganggu siswa lain dan sudah sering membuat onar. Bantuan pihak ke-3 ini kadang kita butuhkan sebagi support dalam menyelesaikan masalah.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s