Nasihat-nasihat Emas Pengasuhan Anak : Mengasah Kreativitas

Follow IG kami : @posterbelajar

anak super tips parenting anak buah hati ayah bunda

Jadikan anak lebih kreatif dengan memberikan ini untuk mereka >> Klik di Sini !

Oleh : Tim Redaksi FP FB Tips Parenting Sukses

  1. Setiap orang tua harus paham benar bahwa dunia ini selalu berubah. Apa yang terjadi pada masa kita belum terjadi pada masa saat anak-anak kita dewasa, dan sebaliknya.
  2. Oleh karena itu penting membekali anak dengan karakter kreatif agar ia bisa lebih adaptif dengan perubahan.
  3. Kreatif sendiri memiliki banyak definisi, salah satunya adalah berani mencoba sesuatu yang baru / berbeda.
  4. Umumnya anak kecil cenderung sudah memiliki sifat ini secara natural. Mereka senang mencoba hal yang baru atau memiliki rasa ingin tahu yang besar.
  5. Namun biasanya orang tua-lah yang sering kali “meng-cut” karakter dasar kreatif ini. Entah karena over protektif, atau ketidaktahuan orang tua.
  6. Misal ketika anak memegang sebuah cangkir yang sudah tertata rapi di meja, langsung di stop orang tua dengan alasan nanti berantakan.
  7. Atau ketika anak membuat “lukisan” di dinding, langsung dibentak orang tua dengan alasan kotor.
  8. Atau ketika anak mencoba membuat sebuah istana dari mainan lego miliknya, dan ternyata tidak mirip sekali dengan istana, orang tua mencemooh anak dan bilang itu mah bukan istana.
  9. Masih banyak lagi “adegan” yang membuat kreativitas anak terhenti. Dan sebagian besarnya adalah karena kesalahan cara pandang kita soal kreativitas.
  10. Barang kali kita belum juga paham, bahwa kreativitas anak akan bisa mempengaruhi cara berpikirnya kelak.
  11. Sekali pun Anda “mencontohkan” cara penyelesaian sebuah masalah, belum tentu ia bisa menghadapinya jika menghadapi masalah yang sama. Sebab bisa jadi variable dan kondisinya sudah berbeda jauh.
  12. Oleh karena itu lebih baik membekali ia kemampuan kreatif daripada membekali ia dengan terlalu banyak “solusi” atas berbagai masalah.
  13. Biarkan anak yang mencari solusinya sendiri atas setiap masalah.
  14. Oleh karena itu Ayah Bunda jangan terus menerus mendikte anak dalam kehidupannya. Sesekali bahkan biarkan ia berbuat salah, selama itu tidak berbahaya. Biarkan ia belajar dari kesalahannya.
  15. Jika Anda tipe orang tua “apik” yang selalu terbiasa dengan suasana rapi di rumah. Pahamilah bahwa usia balita atau beberapa tahun sesudahnya masih berbeda dengan cara pandang Anda itu.
  16. Lebih baik Anda biarkan rumah Anda “berantakan” karena ulah si kecil selama beberapa tahun, namun saat mereka dewasa Anda bisa tenang, karena kemampuan kreatif mereka. Daripada Anda memaksakan rumah tetap rapi, tapi kemampuan kreativitas anak Anda terhambat.
  17. Memang orang tua sering kali harus berkorban demi masa depan anak. Sebuah pengorbanan yang akan terbayar kelak.
  18. Biarkan anak Anda menjadikan dinding rumah Anda kanvas mereka untuk melukis, menjadikan meja-meja Anda sebagai alas kreativitas mereka, menjadikan piranti rumah Anda sebagai bahan dasar imajinasi mereka soal kreasi mereka di masa depan.
  19. Kebiasaan orang tua yang suka menjatuhkan mental anak juga merupakan faktor perusah kreativitas. Bisa jadi yang mereka buat tidak mirip sama sekali dengan yang mereka katakan. Tapi ingatlah, mereka masih kecil, sedang gelar S1 seperti Anda saja belum mereka raih. Maka itu sudah prestasi terbaik untuk mereka.
  20. Pujilah setiap kali mereka mencipta, apa pun hasilnya. Itu akan membuat mereka terus mencipta. Semakin hari semakin sempurna. Dan suatu saat Anda akan dibuat bangga dengannya.
  21. Jangan remehkan anak yang mulai membuat “pesawat” dengan hanya sebuah kertas, atau lego, atau bahkan kaleng bekas. Sebab suatu saat bisa jadi mereka membuatnya di sebuah hanggar beneran, di masa depan.
  22. Orang tua yang suka menyumbat daya kreativitas anak pada hakikatnya adalah orang tua yang “kejam”. Kenapa kejam? Karena mereka seperti membunuh “hak hidup” anak di masa depan.
  23. Apa yang bisa dilakukan anak yang tidak kreatif di masa depan selain merepotkan orang lain bahkan orang tuanya.
  24. Anak yang kreatif akan produktif mencari solusi atas masalahnya sendiri, tidak akan merepotkan orang lain. Bahkan ia cenderung menjadi problem solver atas masalah orang lain.
  25. Oleh karena itu ayah bunda, mari asah kreativitas anak-anak kita. Semoga dengannya kehidupan mereka di masa depan lebih baik dan lebih bahagia…

Memasang ini di rumah bisa menstimulasi anak menjadi lebih kreatif, KLIK >> DI SINI.

Demikian tips-tips ini. Jika Anda merasa hal ini bermanfaat, silahkan SHARE tulisan ini ke rekan-rekan Anda (silahkan tekan tombol di bawah tanda panah).

Jika Anda ingin mendapat tulisan-tulisan inspiratif lainnya seputar dunia parenting langsung di WA Anda, silahkan KLIK >> DI SINI!

Kami akan mengirimkan artikel-artikel inspiratif seputar dunia parenting langsung ke HP Anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s